[OneShot] Life or Death ? (Special Jessica Birthday)


Title : Life or Death ?

Author : Kim Tae_Ah

Genre : Sad,Angst,Friendship.

Rating : PG-13

Length : Oneshot

Disclamer : Hasil pemikiran sendiri ! Dan special buat ultah Jessica unnie yang tepat tanggal 18 april.

Main Cast : Jessica SNSD
Sehun Exo K
Lay Exo M

Note : DON’T PLAGIAT ! DON’T BASH ! PLEASE LEAVE YOUR COMENT HERE IF YOU DONE READ ^_^Nama ku Jessica Jung. Aku sering dipanggil jessica. Sekarang aku duduk di taman. Tepatnya taman depan museum. Museum yang sudah jarang di kunjungi, dengan temboknya sudah banyak yang rusak akibat tidak terawat. Tapi penjaga museum itu masih tetap saja setia menjaga tempat tersebut.
Aku terduduk dan menghela nafas dan bisa kurasakan angin menghembus membuat rambutku tertiup ke arah dimana angin itu pergi. Sungguh aku ingin menangis dan itu membuat ku frustasi. Kejadian itu tidak harus terjadi.

“Kenapa ? kenapa harus dia Tuhan ? Rasanya itu tidak adil.” Aku mengacak rambutku dengan frustasi. Sungguh aku ingin menangis… tapi air mata itu tidak kunjung keluar.

Tiba-tiba handphone ku berdering. Ku lihat nama yang muncul di layar itu. Saat ini aku tidak ingin menemui siapa pun. Aku pun mematikan panggilan itu.
Tiba-tiba suara seorang namja mengangetkan ku…

“Kenapa kau mematikan teleponnya?” tanya namja itu dengan nada dingin.

“Itu bukan urusanmu ! “ jawabku ketus.

“Apa kau ingin benar-benar mati,huh? “ namja itu kembali bernada dingin.

“Itu bukan urusanmu Lay !! Kau tidak mengerti.” Jawabku dengan kesal.

“ Tentu itu urusanku juga ! Kita sahabat. Kenapa kau tidak bisa melupakannya?” Jawab lay lebih dingin dan itu membuatku terkejut akan sikapnya yang selama ini ku kenal ramah akan tersenyum ternyata bisa sedingin ini.

“Kau tidak akan mengerti Lay. Kau tidak tau bagaimana rasanya.” Ucapku yang akhirnya mengeluarkan air mata yang sedari tadi aku tahan.

“Aku mengerti apa yang kau rasakan. Karena aku juga merasakannya.” Ucapnya melembut dan kemudian memelukku. Bisa kurasakan hangat tubuhnya yang memelukku. Dan tangisan ku semakin menjadi. Aku terisak sepenuhnya.

“Menangislah sepuasmu. Mungkin itu bisa membuatmu tenang.” Ucapnya dengan lembut. Aku terisak sepenuhnya dan tiba-tiba kejadian itu terlintas di pikiranku.
#FlashBack
#Author POV
#Kamar Pasien

“Sooyeon-ah lepaskan pisau itu.” Ujar namja yang berusaha menyuruh jessica melepaskan pisau itu.

“ Tidak ! Aku lebih pantas mati Sehun. Jangan halangi aku. “ ucap jessica dengan penuh isakan.

“Jangan Sooyeon-ah. Kau harus berjuang. Masih ada cara untuk membuatmu bertahan.” Ucap Sehun namja yang berpakaian kaos putih polos dengan celana panjang hitamnya itu mendekati jessica dan menahan tangan jessica dan memeluknya dari belakang.

“Lepaskan !! Jangan menghalangiku sehun.” Ucap jessica berusaha melepaskan diri dari sehun. Saat jessica ingin melepaskan diri, pisau itu menusuk perut sehun.

“Akh..!! “ pekik sehun.

“Sehun-AH……. “teriak jessica histeris saat melihat sehun tertusuk pisau itu.

@Depan pintu UGD
Jessica menangis sepenuhnya. Eomma jessica berusaha menenangkan jessica.
“Tenanglah nak. Sehun akan baik-baik saja.” ucap eomma jessica sambil memeluk anaknya yang sedang ketakutan itu.

“Tidak eomma… Aku membunuhnya…. Hikss….”ucap jessica dengan penuh isakan.

“Tidak jess kau tidak sengaja… berdoalah semoga Sehun baik-baik saja.” ucap eomma jessica memeluk anaknya itu.

2 Jam berlalu
Dokter yang menangani sehun pun keluar. Dan dokter itu mengatakan bahwa jessica bisa melihat keadaannya.

“Sehun-ah…. Mianhae……… ka… kau harusnya tidak seperti ini.” Ucap jessica penuh penyesalan dan kali ini dia kembali terisak. Jessica terus berbicara pada Sehun,jessica tau sehun pasti mendengarnya meskipun dia tertidur seperti itu.

***
3 hari kemudian….
Mata sehun pun terbuka… dan dilihatnya jessica terbaring di sampingnya. Sehun pun membelai rambutnya dan tersenyum…..
“Kau pasti lelah menjagaku disini sooyeon-ah.” Ucap sehun dalam hati.
Jessica pun terbangun dan terkejut saat melihat Sehun sudah sadar.

“Sehun-ah,kau sadar… tunggu akan ku panggil kan dokter.” Jessica beranjak dari kursinya. Tapi tangan sehun menahannya.

“Ti..tidak sooyeon-ah jangan…” ucap sehun terbata-bata. Jessica kembali duduk disampingnya. Jessica memegang tangan sehun.

“Jebal… Mianhae… Jebal…” ucap jessica kembali menitikkan air mata.

“Aku memaafkanmu sooyeon-ah. Asalkan kau menuruti permintaanku.” Ucap sehun dengan wajah pucatnya.
“Aku akan menurutinya sehun-ah. Apa itu?

“Berjanjilah kau terus hidup dan berusaha melawan penyakitmu itu.” Ucap sehun tersenyum.

“Ne sehun-ah. Aku berjanji.” Ucap jessica tersenyum. Tiba-tiba alat yang menunjukkan detak jantung sehun itu berubah menjadi garis lurus.

“Sehun… Sehun-ah… bangunlah..” ucap jessica panik. Dengan segera dia berlari dan memanggil dokter. Dokter memeriksa keadaan sehun. Disisi lain jessica menangis dengan di peluk eommanya.

“Bagaimana dok? Dia baik-baik saja kan? Dok….. jawab!!!

“Maaf dia tidak dapat ditolong. Maaf saya permisi.” Ucap dokter itu meninggalkan jessica.

“Sehun……. Sehun… Hikss….. Wae ?? kenapa kau harus pergi? “jessica berteriak dan menangis disamping sehun yang terbaring kaku tidak bernyawa.

“Sudahlah nak… mungkin dia harus pergi. “ ucap eomma jessica memeluk jessica.

#FlashBack End ~

Jessica menangis sejadi-jadinya. Dan Lay terus berusaha menenangkannya. Tiba-tiba angin berhembus dan menampakkan sosok sehun di hadapan jessica. Jessica begitu terkejut dan isakan jessica tiba-tiba berhenti.

“Sooyeon-ah. Jangan menangis lagi. Aku akan tenang jika kau bahagia. Ingat janjimu padaku.” Ucap sehun tersenyum.
“Ne. sehun-ah. “ ucap jessica. Dan angin kembali berhembus dan sosok sehun itu menghilang.

“Jess.. gweanchana? “ Lay melepaskan pelukkannya.

“Ne lay.” Ucap Jessica tersenyum.

“Kau sudah tidak menangis lagi ? “tanya lay heran saat tangisan jessica berhenti. Ditambah dia mendengar kata sehun saat tangisannya berhenti.

“Tidak. Aku ini wanita yang kuat. Jadi jangan mengejekku.” Aku mengeluarkan senyum dinginku dan jailku.

“Jinjja ? Kau tau aku akan memberikanmu tadi es krim jika kau tidak berhenti menangis.” Ucap lay menertawaiku.

“Kau ini! Aku akan melanjutkan hidupku dan menepati janjiku pada Sehun.” Ucap ku dengan mantap.

“Baik-baik lah. Begitu lebih baik. Kalau begitu ayo kita ke pemakaman sehun.” Ajak lay mengandeng lenganku.

“Hey.. tunggu… aku tidak membawa bunga.”

“Tenang saja. aku sudah menyiapkannya di mobil. Setelah menemukan mu disini.” Ucap lay kembali melangkahkan kakinya sambil mengandeng jessica.

“Tapi aku ingin bertanya. Bagaimana caranya kau bisa tau aku disini? “ tanyaku penasaran.
“Aku mengikutimu diam-diam dan bersembunyi dibalik pohon. Setelah itu ku menelpon mu dan mengawasimu. Aku kira kau mau bunuh diri. Makanya aku menelponmu. Tapi kau mematikannya. Itu membuatku frustasi dan semakin berpikiran aneh. Akhirnya aku putuskan untuk keluar dibalik persembunyianku.” Ucap Lay panjang lebar dengan wajah polos.

“Kau ini! Dasar penguntit!” ucapku memukul kecil lengan Lay.

“Ampun nyonya Jessica Jung.” Lay melepaskan gandengan jessica dan berlari meninggalkan jessica.

“Ya ! Lay… tunggu aku…” ucapku sambil berlari mengejarnya.

-TBC-

*Gimana readers? Jelek + banyak typo ya? ^^ mianhae ya author buat ini karena ini hari ultah jessica unnie + kemarin author strezz banget jadi menuangkannya dalam cerita deh ._.V
*Coment ya readers ^_^

Iklan

2 tanggapan untuk “[OneShot] Life or Death ? (Special Jessica Birthday)

  1. Kok tbc author apakah masih di lanjut klu di lanjut äq tunggu ya boleh request buat ff kai & yuri dong ya2 *puppy eyes*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s