[Freelance] Love ? Married ? (FF Request /Oneshoot)


Image

Title : Love ? Married ?

Author : Kim Tae_Ah

Nama Request FF : Nurzaita

Length : OneShoot

Poster by : IntanKirana34

Rating : PG 15+

Genre : Romance,Comedy,Married Life and Angst.

Main Cast : Sehun Exo K

Shin Hyerin (OC)

Jessica SNSD

Kris Exo M

Support Cast : (find it in the story)

Disclamer : Hasil pemikiran sendiri ! ^_^

Note : DON’T PLAGIAT ! DON’T COPAS ! DON’T BE MISTERIOUS READERS ^_^

WARNING TYPO + GARING !!

Apa itu cinta ?

Cinta saat kau merasa bahagia dan mencintai orang yang kau cintai dengan tulus.

-Sehun~

Saat kau mau berkorban demi pasanganmu dan mencintainya dengan tulus.

-Shin Hyerin ~

Cinta ketika kau mau menerima kekurangan dan kelebihan pasanganmu.

-Kris~

Cinta ketika kau merasa bahagia bersamanya.

-Jessica~

@Seoul High Art School

Dimana gadis itu untuk pertama kalinya pindah dan menginjakkan kakinya di sekolah ini. sungguh sebenarnya gadis itu lelah dan belum siap untuk menginjakkan kakinya di sekolah barunya. Gadis berambut pirang kecoklatan itu hanya bisa menghela nafasnya. Gadis itu terus berjalan sampai akhirnya.

#Bruk

“Yaa… pantatku !! auww… “ meringis kesakitan gadis berambut coklat dihadapannya.

“Mianhae… kau tidak apa-apa? “ tanya seorang gadis berambut hitam dihadapannya yang berusaha membantu gadis berambut pirang itu berdiri. Gadis berambut hitam itu yakin bahwa gadis dihadapannya orang asing.

“Sorry, I’m really sorry. Are you okay?” gadis berambut coklat itu berusaha bertanya pada gadis yang sedang kesakitan dihadapannya dengan bahasa inggris yang terbatas.

“Ahh.. Ne.. I’m okay.” Gadis berambut coklat itu tersenyum menandakan ia baik-baik saja.

“Can you speak in Korea? I feel you’re a new student here?” lagi-lagi gadis berambut hitam itu menanyakan dalam bahasa inggris.

“Ow.. aku bisa berbahasa korea dengan baik. Kau pasti berpikir aku orang asing bukan?” gadis berambut coklat kepirangan itu tersenyum.

“Aahh.. kau benar. Kau murid baru disini?” gadis berambut hitam itu akhirnya lega karena gadis dihadapannya ternyata bisa berbahasa korea dengan baik.

“Ne. aku pindahan dari Amerika. Dan ini hari pertama ku pindah ke sekolah ini. kenalkan namaku Jessica Jung. Panggil saja Jessica.” Jessica gadis berambut pirang itu memperkenalkan dirinya.

“Ow.. ne.. Shin Hyerin imnida. Kau juga bisa memanggilku hyerin.” Gadis berambut coklat itu tersenyum ramah.

“Ow ya hyerin,apa kau tau dimana kelas 1-A ?” jessica semakin bingung dengan kelas barunya,apalagi sekolah ini luas mau tidak mau dia harus bertanya pada murid disekolah ini.

“Kau beruntung,karena kita satu kelas. Ayo ikut aku,akan ku tunjukkan kelas baru mu.” Hyerin menarik tangan jessica menuju ke kelas.

***

@Class 1-A

Akhirnya hyerin dan jessica tiba dikelas mereka. Untung saja Park Hara guru mereka baru tiba. Jadi mereka tidak di cap sebagai siswi yang suka terlambat dalam pelajarannya.

“Annyeong Songsaenim.” Sapa hyerin pada guru matematika berkacamata di hadapannya.

“Annyeong hyerin,sedikit lagi kau terlambat. Kau tau kan apa hukumannya?” park hara sang guru matematika memang terkenal tegas dan sedikit galak. Bahkan bagi siswi yang terlambat masuk pelajarannya bakal diusir dari kelas sampai pelajaran selesai.

“Mianhae songsaenim,saya tidak akan mengulangnya lagi.” Hyerin mengaku salah sedangkan jessica yang masih baru hanya kebingungan melihat tingkah hyerin.

“mianhae songsaenim,hyerin tidak bersalah. Tadi pagi saya tidak sengaja bertemu dengannya karena saya murid baru disini jadi makanya saya bertanya padanya.” Jessica berusaha membela hyerin karena ia merasa sang guru berkacamata dihadapannya tidak tau apa-apa.

“ow.. kau murid baru? Kalau begitu mari kita masuk dan perkenalkan dirimu.

Akhirnya mereka masuk kedalam kelas dan beberapa pasang mata melihat hyerin dan jessica. Banyak siswa lelaki disitu saling berbisik melihat bahwa ada murid baru di kelas mereka. Apalagi gadis itu memiliki wajah campuran.

“Baiklah anak-anak kita kedatangan murid baru. Baiklah kenalkan dirimu.” Songsaenim membuka pembicaraan.

“Annyeong Jessica Jung imnida. Kalian bisa memanggilku Jessica. Senang bisa bertemu dengan kalian.” Jessica membungkuk 90 derajat dihadapan teman-teman barunya sambil tersenyum.

“Baiklah jessica silahkan kau duduk di sebelah Shin Hyerin.”park Hara menyuruh jessica menuju tempatnya.

“Ne songsaenim.”

Pelajaran dimulai,sungguh sebenarnya jessica sedikit tidak menyukai pelajaran matematika. Apalagi begitu banyak rumus yang harus dihafal. Sedangkan berbanding terbalik dengan teman disebelahnya ia terlihat begitu bersemangat mengikuti pelajaran membosankan ini. pelajaran terus berlangsung dan waktu semakin berlalu. Akhirnya tiba lah saat istirahat.

#Bel Berbunyi.

@Kantin

“kau ingin memesan apa jess?” tanya hyerin pada jessica yang sedang melihat-lihat makanan-makanan enak yang ada di kantin.

“bagaimana kalau aku pesan mie ramen saja?” jessica tampak bersemangat. Bagaimana tidak hari pertama ia sudah mendapatkan teman yang baik dan ramah,apalagi temannya itu memiliki mata bulat besar sama sepertinya dan berambut hitam lurus alami.

“Ne. baiklah.” Hyerin dan jessica akhirnya memesan makaanan mereka dan duduk di tempat yang ada diujung kantin.

“Wah kantin ini benar-benar penuh. Sungguh jika kita tidak cepat mungkin kita tidak dapat tempat duduk.” Jessica menghela nafas.

“Ne. kau benar jess.” Akhirnya hyerin dan jessica memakan makanan mereka. Hyerin tampak menikmati makanananya,sedangkan jessica ia merasa sedikit gelisah. Bagaimana tidak? Ia merasa seseorang yang tidak jauh dari meja mereka melihat ke arah jessica. Tatapan dingin melihat ke arahnya.

“Hyerin,apa kau merasakan sesuatu?” jessica menghentikan aktivitas makan hyerin.

“Sesuatu? Apa maksudmu?” hyerin sedikit bingung.

“Yaa.. sesuatu. Dari tadi aku merasa seseorang sedang memperhatikan kita. Dan ia melihat ke arah kita.” Jessica berusaha memberitahukan hyerin bahwa orang itu berada tidak jauh dari meja mereka. Hyerin lalu menoleh dan memperhatikan ke arah dimana jessica memberitahukannya.

“Aku tau siapa yang kau maksud. Kris..” tiba-tiba hyerin berteriak memanggil nama yang tidak dikenal oleh jessica. Jessica begitu terkejut dan terus bertanya,apa dia orang yang memperhatikan mereka tadi?

“Kris? Siapa dia? Kau mengenalnya?” pertanyaan di kepala jessica muncul begitu banyak.

“Ne. tentu saja,dia saudara laki-laki ku.” Hyerin tersenyum.

“Saudara?

“Oppa… ayo kesini,bergabunglah dengan kami.” Hyerin memanggil kris agar bergabung dengan mereka. Jessica terlihat gugup saat kris sudah duduk berhadapan dengannya.

“Oppa.. kenalkan ini teman baruku. Dia pindahan dari amerika.”

“Annyeong, Kris imnida.” Sapa kris pada jessica dan tersenyum. Sungguh jessica begitu terpesona dengan ketampanan makhluk berwajah dingin dihadapannya.

“Jessica imnida.” Jessica menyapa kris dengan sedikit kikuk. Bagaimana tidak,Kris sangat berbeda dengan pria-pria amerika yang pernah ditemuinya.

“ow iya,jess oppa ku ini dapat menguasai 4 bahasa dengan sangat baik.” Hyerin membanggakan kris dihadapannya.

“Aahh.. tidak. Hanya 3 bahasa saja.” kris memotong kata-kata hyerin. Jessica hanya tersenyum melihat tingkah kedua saudara dihadapannya ini. jessica sedikit kesulitan karena ia tidak tau ingin berkata apa.

“Bagaimana kalau kau menonton pertandingan basket nanti?” kris menawarkan pada jessica. Sebenarnya dibalik dinginnya Kris ia sedikit gugup saat berhadapan dengan jessica.

“Basket? Kau main basket?” jessica begitu terkejut karena makhluk tampan dan tinggi dihadapannya adalah seorang pemain basket. Kris hanya mengangguk meniyakan dengan gaya coolnya.

“Ne. nanti aku dan hyerin akan menonton pertandingan kalian.” Jessica hanya tersenyum pada Kris.

***

**Jessica POV**

@Home

Pukul 22.00 pm.

Sungguh hari ini aku bahagia. Entahlah, ada yang aneh padaku hari ini. aku beruntung hari pertama ku pindah sudah mendapatkan teman yang baik. Apalagi saat hari pertamaku bertemu dengan namja tinggi dan cool di sekolah.

“Omo !! apa yang aku pikirkan…” aku menepuk-nepuk dahiku agar tidak memikirkan yang tidak-tidak. Aku hanya terus senyum-senyum tidak jelas. Mungkin orang akan berpkir bahwa aku ini sudah tidak waras. Aizz jessica tenangkan pikiranmu belum tentu namja itu menyukaimu bukan? Aku terus menggelengkan kepala ku untuk menghindar dari khayalan ku itu. Ya ini sudah malam sebaiknya aku segera tidur agar bisa melihat pertandingan basket besok.

#Jessica POV End-

***

@Lapangan Basket

Hari ini jessica dan Hyerin menonton pertandingan basket, dimana Kris namja tinggi yang dikagumi jessica bermain juga disana. Hyerin dan jessica bersemangat dalam mendukung pertandingan sekolah mereka agar bisa menang. Jessica terus memperhatikan pertandingan tersebut. Jessica terkejut melihat seseorang yang dikenalnya bermain disana.

“Tunggu… sepertinya aku mengenal salah satu pemain di tim itu. Tapi siapa? Aku lupa namanya.” Jessica mengeryitkan dahinya dan berpikir siapa namja itu. Hyerin yang heran karena temannya ini tiba-tiba diam,lalu menoleh.

“Jess, kau kenapa?”

“Aniya.. aku tidak apa-apa. Hanya saja sepertinya aku mengenal salah satu pemain di Tim Kris.” Jessica menunjuk salah satu namja berkulit putih disana. Tentu saja hyerin langsung mencari salah satu pemain di tim itu.

“Sehun? “ tanya hyerin pada jessica.

“Sehun? Namanya Oh Sehun ? “ jessica terkejut saat hyerin menyebutkan nama namja berkulit putih.

“Ne. dia Oh Sehun. Dia terkenal sebagai namja pendiam. Kau mengenalnya? “ jessica yang mendengar hal itu tidak menyangka akan apa yang dilihat dan didengarnya kali ini.

“Ne. dia sepupuku. Sungguh semenjak aku pindah ke amerika aku tidak pernah berhubungan dengannya lagi. Dan aku tidak tau bahwa dia juga bersekolah disini.” Jessica begitu terkejut sekaligus senang karena sepupunya bersekolah disini.

“Wah,benarkah? Kau beruntung sekali Jessica.” Hyerin tersenyum pada jessica. Awalnya hyerin mengira bahwa itu adalah kekasih jessica. Ternyata dia hanya sepupu jessica. Hyerin tersenyum karena sehun namja pendiam itu ternyata belum memiliki yeojachingu.

Akhirnya pertandingan dimenangkan oleh tim Kris. Sungguh itu membuat jessica dan hyerin bersorak. Sungguh belum ada yang bisa mengalahkan tim Kris. Bagaimana tidak hampir pemain-pemain dalam tim Kris menjulang tinggi dan jago dalam bermain basket. Apalagi tidak lepas dari wajah tampan dari para pemain. Contonhya Chanyeol,Kai,Tao,dan Sehun namja basket populer. Bukan hanya wajah tapi otak mereka juga diatas rata-rata.

Pertandingan selesai.hyerin dan jessica menghampiri Kris dan kawan-kawan. Jessica sedikit ragu karena ia tidak yakin apa Sehun sepupunya masih mengingatnya.

“Chukkae,buat tim kalian.” Jessica tersenyum pada Kris yang sedang meminum minumannya.

“Ne. gomawo Jessica. “ kris tersenyum. Sehun yang duduk disamping Kris terkejut saat mendengar nama yeoja di depannya.

“Jessica? Namamu Jessica Jung?” sehun namja pendiam tiba-tiba berdiri di depan jessica. Sontak Kris terkejut ,sedangkan hyerin hanya tersenyum.

“Ne. ternyata kau masih mengenalku Oh Sehun.” Jessica tersenyum.

“Benarkah? Jessica jung. Ternyata kau bersekolah disini juga? Kau kapan datang,huh?” sehun menyentil jidat jessica lalu tersenyum.

“Ne. kau pikir aku ini siapa,huh? Tentu saja dua hari yang lalu.” Jessica mengerucutkan bibirnya sambil memegang dahinya yang di sentil oleh Sehun.

“Sungguh, kau banyak tidak berubah. Hahaha…” sehun tertawa sekaligus senang karena sepupunya jessica ternyata sudah kembali dari Amerika.

“heeii.. ada apa ini? kalian saling mengenal?” tiba-tiba Kris sudah berdiri dan heran dengan keakraban jessica dan sehun.

“Ne. Sehun itu sepupuku. Aku yang pindah ke Amerika jadi tidak sempat berkomunikasi dengannya.” Jessica tersenyum dan mejelaskan pada kris.

“Wah kebetulan sekali. Bagaimana kalau kita semua pergi merayakan kemenangan kita? “ tiba-tiba Chanyeol sang manusia hyperaktif muncul di belakang mereka.

“Ya! Sejak kapan kau disitu,huh? “ sehun terkejut saat chanyeol sudah berada diantara mereka.

“Hahaha… kenapa wajahmu sehun? Tentu saja sejak tadi,hanya kau saja yang tidak melihatku.” Chanyeol tertawa dan menunjukkan giginya yang berderatan rapi dan putih itu. Sehun hanya diam dan mendengus kesal.

“Ne. chanyeol oppa benar. Sebaiknya kita pergi merayakan kemenangan kalian sebentar malam.” Usul hyerin.

“Baiklah kalau begitu sebentar malam. Kita akan merayakannya.” Kris setuju dengan usulan tersebut.

****

# 3 Hari kemudian

@Jessica Home

“Ada apa kau datang pagi-pagi Sehun?” jessica yang masih sibuk dengan sarapannya. Tiba-tiba diganggu oleh kedatangan Sehun yang tiba-tiba datang berpakaian rapi. Ya semenjak,kejadian dimana dia bertemu kembali dengan sepupunya dia selalu di ganggu olehnya. Tidak berubah dan tetap sama. Apalagi kejadian setelah makan bersama waktu itu,tampaknya jessica merasakan sesuatu yang aneh pada diri Sehun dan Hyerin.

“Ya,noona ini kan hari minggu. Aku kesini ingin membicarakan sesuatu noona. Dan ini serius.” Sehun menatap jessica yang sedang memakan sarapannya.

“Serius? Sebenarnya apa yang ingin kau katakan?”

“Begini.. sebenarnya… a.. aku..” sehun menggaruk tengkunya yang tidak gatal.

“Aku kenapa?” jessica mulai meminum jusnya.

“A..aku.. sepertinya menyukai hyerin,noona.” Sehun merasa wajahnya mulai panas.

“Mwo??” jessica hampir memuntahkan jusnya jika tidak ia tahan segera.

“Ne. tampaknya aku menyukainya noona. Aku datang kesini untuk meminta bantuanmu noona.” Sehun berusaha memohon pada jessica.

“Aizz.. aku tidak tau. Siapa tau Hyerin tidak menyukaimu??” jessica berdiri dari kursinya dan menuju ke ruang tamu. Sehun tampak mengikuti jessica dari belakang dan terus memohon.

“Noonaa.. ku mohon bantulah aku. Apa salahnya jika kita mencobanya dulu kan noona?” sehun dan jessica duduk di sofa.

“Bagaimana ya??? Kau tau aku bukan orang yang ahli.” Jessica sedikit berpikir.

“Yaa noona bantulah aku. Kau kan temannya. Ayolah noona…” sehun terus memohon pada jessica dan mengeluarkan aegyo andalannya.

“Aizz… kau selalu mengeluarkan aegyo mu itu.” Jessica sebenarnya tidak bisa menolak jika sehun sudah mengeluarkan aegyo andalannya itu. “Baiklah aku akan membantumu. Tapi ingat, kau juga harus berusaha sendiri.” Jessica berubah menjadi serius.

“Ne. aku janji noona. Tapi noona juga janji akan membantu ku ne? “ sehun mengeluarkan jari kelingkingnya dan menyuruh jessica untuk berjanji menggunakan jari kelingking layaknya anak kecil.

“Ne,aku janji.” Jessica tersenyum melihat sepupunya yang masih kekanak-kanakan itu.

*****

@School

Jessica berjalan menuju ke kelas. Tapi tiba-tiba sesuatu yang menahannya.

“Jessica.”panggil seseorang yang berlari menuju ke arahnya.“Kris? Ada apa?” jessica menatap kris dengan wajah terkejut.“Aku ingin kau membantuku.” Kris menatap jessica tanpa menunjukkan ekspresi sedikit pun.

“Bantu? Bantu apa?” jessica menatap kris dengan sedikit bingung. Ya semenjak dimana kris dan jessica bertemu,mereka sudah bisa akrab satu sama lain.

“Aku ingin kau menemaniku sebentar ke toko buku. Bagaimana?” kris masih tetap menatap jessica dengan wajah tanpa ekspresinya. Tentu saja membuat wajah jessica sedikit memanas dan kikuk harus ditatap kris seperti itu.

“Toko buku? Baiklah.” Jessica tersenyum.“Sebentar pulang sekolah aku tunggu di depan gerbang sekolah.” Kris tersenyum dan lalu meninggalkan jessica. Jessica hanya menatap punggung kris dari belakang yang sudah berlalu meninggalkannya. Jessica terpaku dan terdiam di tempat.

“Omo!! Pangeran tampan.” Jessica bergumam dan masih menghayal membayangkan wajah pangerannya itu. Tapi tidak untuk seseorang yang datang dan melihat wajah konyol jessica.

“Jess.. kau tidak apa-apa?” hyerin sahabatnya itu menepuk pundak sahabatnya itu. Tapi tentu saja jessica masih sibuk bergulat dengan imajinasinya. Apalagi jessica senyum-senyum tidak jelas.

“Siapa pangeran tampan?” hyerin semakin bingung karena sahabatnya tidak sadar juga.

“Ha? A.. sejak kapan kau disini?” jessica terkejut karena hyerin sahabatnya sudah berada di sampingnya.

“Sejak tadi. Kau sedang memikirkan apa? Tadi kau senyum tidak jelas.”

“Aa.. tidak.. ayo kita ke kelas.” Jessica mengalihkan pembicaraan dan menarik tangan hyerin menuju kelas. Hyerin hanya menggelengkan kepalanya bingung.

****

Jam pulang tiba. Sekarang jessica bersiap pergi bersama Kris menemaninya ke toko buku. Sebenarnya Jessica tidak terlalu suka atau gemar ke toko buku. Saat pergi kesana yang dicarinya hanya majalah. Akhirnya jessica dan kris berada dalam mobil Kris. Sebenarnya suasana begitu canggung saat itu,bayangkan saja tidak ada yang membuka pembicaraan baik Kris maupun Jessica.

“Kris, sebenarnya apa yang ingin kau cari di toko buku?” jessica akhirnya membuka pembicaraan. Jessica sangat benci dengan suasana canggung seperti itu.

“buku untuk tugas karya ilmiah yang diberikan songsaenim.” Kris tetap fokus menyetir dan sesekali melirik ke arah jessica.

“karya ilmiah? Bukannya cari di internet saja sudah cukup?” kris yang mendengar hal itu sedikit terkejut,akan tetapi wajahnya yang dingin itu membuat ekspresinya tidak kelihatan oleh jessica.”kalau di internet pasti akan banyak yang mengambilnya dan songsaenim tidak ingin ada kesamaan dari karya ilmiah yang sudah beredar luas.” Kris berbohong akan alasan yang dibuatnya. Sebenarnya dia hanya ingin lebih dekat dengan jessica. Rasa penasarannya akan jessica membuatnya bisa gila. “Ow.. songsaenim mu itu sungguh merepotkan.” Jessica hanya membalas singkat tanpa adanya perasaan curiga sedikit pun.

Akhirnya mereka sampai ditoko buku tujuannya. Dan mereka memasuki toko uku itu.Toko buku itu sangat besar dan luas. Jessica hanya menatap dengan tatapan terkejut. Semenjak dia pindah ke Amerika dia jarang melihat toko buku sebesar itu di Seoul. Mungkin karena perkembangan zaman jadinya toko buku sebesar itu.

“Kris,aku kesana ya.” Jessica menunjuk kearah letak banyaknya majalah,kris hanya mengangguk dan mencoba cari buku karya ilmiahnya.

“Jess,ini menurutmu bagus tidak? “ kris menuju ke arah jessica dimana majalah berada. “Love? Married? Buku ini yang akan kau jadikan sebagai tugas karya ilmiah?”jessica hanya seidkit terkejut karena judul buku itu begitu aneh. “Ne. buku ini mengisahkan bagaimana arti cinta yang sesungguhnya sampai menuju ke pernikahan.” Kris menjelaskan pada jessica. “Yaa buku itu lumayan,tapi judulnya saja yang begitu aneh dan terkesan unik.” Jessica hanya tersenyum simpul. Kris hanya mengangguk dan tetap mengambil buku itu.

****

“Jadi kita mau kemana Kris?” jessica menoleh dan menatap Kris yang sedang mengemudi. “Bagaimana kalau kita ke café yang ada di sekitar seoul?” kris memutar arah kemudinya.”Baiklah,sekalian makan siang.” Jessica hanya mengangguk dan tersenyum simpul. Kini perutnya sudah kelaparan apalagi cacing-cacing didalam perutnya sudah mengerutu untuk diberi makanan.

@Cafe Latte Seoul

Café sederhana dengan hiasan yang unik di beberapa dinding membuat café ini terlihat nyaman. Jessica tidak mengira kris ternyata memiliki selera seperti itu. Tapi jessica menyukainya.

“Permisi,anda ingin memesan apa?” tanya pelayan café yang sudah siap ingin mencatat pesanan mereka. Setelah pelayan itu mencatat pesanan mereka,pelayan itu pergi. Jessica terus memandangi luar jendela café itu,jessica sengaja memilih duduk dekat jendela agar bisa melihat indahnya kota Seoul.

“Jadi,kau tinggal bersama adikmu?” jessica kembali memandang Kris. Tidak lama kemudian pesanan mereka datang. “ya bersama dengan kedua orang tuaku. Kau sendiri bagaimana?” Kris kemudian langsung menyesap coffe nya itu. “Sebenarnya aku tinggal bersama orang tua ku,tapi mereka pergi karena ada urusan. Jadi aku hanya tinggal sendiri dirumah. Tapi untung saja Sehun datang berkunjung sesekali.” Jessica hanya tersenyum menunjukkan deretan giginya yang putih itu. Setelah percakapan itu, suasana berubah canggung kembali. Jessica sebenarnya ingin berbicara tapi dia begitu bingung ingin mengatakan apa,sedangkan Kris hanya sesekali menjawabnya dan kemudian diam dengan wajahnya yang dingin itu.

*****

“Gomawo Kris,karena sudah mengantar ku pulang.” Jessica kini berdiri di depan rumahnya dan melambaikan tangan pada Kris. Kini mobil kris sudah menjauh pergi. Jessica tersenyum sendiri dan masuk kedalam rumahnya. Tiba-tiba ponsel jessica berdering,tanpa melihat siapa yang menelpon jessica langsung mengangkatnya.

“Yeobseo?

“Jess… bagaimana?

“Bagaimana apanya? “ jessica lantas bingung apa yang diucapkan Sehun.

“Aigoo.. jess… kau lupa,huh? Kau janji kan akan membantu ku dekat dengan Hyerin kan?” sehun terlihat mendengus kesal dibalik telepon. Jessica menepuk jidatnya,bagaimana dia bisa lupa?

“Aa.. itu aku ingat. Kau tenang saja Sehun. Yakin bahwa hyerin akan menyukaimu. Sudah dulu ya…” jessica langsung mematikan teleponnya.

“Yaaa.. jesss… aizz gadis itu.” Sehun hanya bisa pasrah dan semoga jessica bisa menjalankan rencananya dengan baik.

****

“Jess… kau sedang melamunkan apa?” Hyerin sahabatnya yang berada disampingnya heran dengan tingkah jessica. Selama pelajaran kosong dari tadi di kelas Jessica hanya terus melamun.

“Aa.. aniya.. ow iya Hyerin. Apa kau ada menyukai seseorang?” hyerin kaget dengan pertanyaan jessica barusan. “Apa yang kau maksudkan jessica?”

“Aigoo. Aku hanya bertanya saja. jangan pikirkan hal yang aneh. aku ini masih normal.” Jessica kini mendengus kesal. “Syukurlah… hhmm… sebenarnya ada.” Hyerin menjawabnya dengan nada ragu dan sedikit malu. “Jinjja? Siapa ? kenapa kau tidak menceritakannya??” jessica terlihat antusias. “Hhmm.. dia namja yang pendiam dan aku suka melihatnya ketikaa…”

“Tunggu… kau menyukai Oh Sehun?” jessica memotong perkataan hyerin. “Aaa.. iy..iya.” jawab hyerin malu-malu. “Aigoo… ternyata selama ini kau menyukai bocah ingusan itu? Hahaha.. kenapa kau tidak cerita? Baguslah kalau begitu.“ jessica kini mendapat ide untuk mempersatukan Sehun dengan Hyerin. Hyerin hanya tersenyum dan sedikit aneh dengan tingkah jessica yang dari tadi melamun kini berubah jadi periang.

Pelajaran terus berlangsung. Dan kali ini jam istirahat pun tiba.

“Hyerin,aku ke kantin duluan ya.” Jessica pergi meninggalkan hyerin yang sendirian di kelas. Hyerin hanya mengangguk.

Sesampainya di kantin..

“Noona,jadi bagaimana?” kini sehun dan jessica berada di kantin. “Kau beruntung sehun. Ternyata hyerin juga menyukai mu.” Jessica tersenyum penuh kemenangan,karena ia tidak susah membantu sehun.” Benarkah? Wah ini kesempatanku noona.” Sehun mengeluarkan senyum smirknya. “Berjuanglah. Fighting !! kini urusanku sudah selesai.” Jessica tersenyum senang. “Gomawo noona.. kau memang sepupu terbaik.” Sehun mengacukan jempolnya pada jessica. “Siapa dulu… Jessica Jung.” Sehun tertawa melihat tingkah jessica yang sangat senang begitu.

****

@ Jessica Home

“Yaa.. appa,eomma? Sejak kapan kalian disini?” jessica yang baru pulang dari sekolah begitu terkejut saat melihat ayah dan ibunya itu sudah berada dirumah dan duduk di sofa.

“Aaa.. Jess kau sudah pulang? Appa dan eomma ingin berbicara denganmu.” Jessica kemudian duduk di sofa dan kini berhadapan dengan appa dan eommanya. “Apa yang ingin appa bicarakan?” jesisca menatap kedua orang tuanya dengan penuh selidik.

“Hhmm begini jess, appa tidak ingin basa-basi. Appa dan eomma mu ingin menjodohkan mu pada teman appa.” Jessica yang mendengar hal itu lantas saja shock. “Apa maksud appa dan eomma? Menjodohkan ku?? “ appa dan eomma jessica mengangguk setuju.

“Benar jess, kami ingin menjodohkanmu. Appa dan eomma ingin kau cepat menikah.” Jessica kali ini tidak bisa berpikir,bagaimana tidak? Appa dan eomma nya sudah gila,mana mungkin seorang siswa SMA seperti dirinya menikah? Belum lulus saja sudah disuruh menikah.

“Malam ini appa dan eomma akan makan malam dengan teman appa. Sekaligus mempertemukan kau dengan anaknya. Siapa tau kalian cocok.” Jessica bertambah syok dan kepalanya sakit kali ini. “Tapi appa… jessica masih muda dan bagaimana mungkin bisa menikah? “ jessica sangat tidak setuju dengan perkataan appanya.

“Appa tau,kalian akan tunangan dulu. Setelah lulus kalian baru menikah.

” Tapi appa…”

“tidak ada tapi-tapi an.. kau harus bersiap sebentar malam.” Appa dan eommanya kini meninggalkan jessica yang kini duduk di sofa dengan perasaan kesal. Jessica mengacak-ngacak rambutnya frustasi.

****

“Apa?? Eomma bercanda kan?” kris kini mendengus kesal dan menatap eommanya. “Eomma tidak bercanda Kris… ini demi kebaikan mu.” Eomma menatap putranya yang kini masih syok dengan apa yang di dengarnya.

“Tapi eomma tidak boleh melakukan ini seenaknya. Bagaimana mungkin aku menikahi orang yang tidak aku cintai eomma? “Kris menatap eommanya dingin tapi berbeda dalam hatinya yang kini kesal dengan apa yang dilontarkan eommanya.

“Tidak kris. Ini demi kebaikanmu. Sebaiknya kau istirahat dan bersiap-siap untuk sebentar malam.” Eommanya meninggalkan kris yang sekarang sendirian di sofa dengan wajah kesal.

“Sebaiknya aku menelpon Sehun.” Kris mengambil ponselnya.

***

“Mwo? Kau bercanda bukan?” hyerin kini memekik terkejut apa yang akan dilakukan jessica.

“Tidak hyerin. Aku serius. Kali ini kau harus membantu ku.” Jessica mengigit kuku jarinya dan terlihat gelisah.

“Tapi.. nanti orang tua mu bagaimana? Mereka akan mencarimu.” Hyerin tampak tidak setuju dengan pernyataan jessica yang akan kabur.

“Mereka akan mengerti. Bantulah aku hyerin.. please?? “ jessica memohon pada hyerin sahabatnya agar mau membantunya.

“Hhmm.. baiklah.. “ jessica kini tersenyum penuh kemenangan.

***

“Apa? Kau ingin dijodohkan?” sehun memekik kaget mendengar apa yang dilontarkan Kris.

“Kali ini bantu aku Sehun.” Kris kali ini terlihat sangat frustasi.

“Bagaimana ya? Nanti eomma mu khawatir mencarimu.”

“Tenanglah.. eomma pasti akan mengerti.

“HHmm.. baiklah.” Sehun hanya pasrah.

“Thanks bro. kau teman yang bisa diandalkan.” Kris kali ini tersenyum penuh kemenangan.

****

“Jess.. appa dan eomma menunggumu.” Appa jessica menunggu jessica keluar dari kamarnya. Appa dan eommanya heran putrinya belum juga keluar dari kamarnya.

“apa kita buka saja kamarnya?” eomma jessica punya firasat aneh tentang putrinya.

“buka saja.”

“Jessica??? Jessica hilang!!! “eomma jessica memekik keras karena putrinya kini menghilang.

“Pasti dia kabur.” Appa jessica kini menelpon temannya itu.

****

@Sungai Han

“Kris? “ jessica yang kini bersama hyerin terkejut saat mendapati Kris dan sehun disana.

“Jess? Apa yang kau lakukan disini? Dan kau hyerin kenapa kau bisa disini??” kris terkejut dan bingung kenapa bisa adiknya dan jessica bisa disini.

“Aku kabur dari rumah. “

“Kabur? Kenapa bisa? Kris terkejut karena jessica sama dengan dirinya kali ini.

“Aku kabur dari rumah. Karena appa dan eomma akan menjodhkan ku. Dan aku tidak suka itu. Dan kau sendiri kenapa bisa disini? “

“Aku sama sepertimu.” Sehun dan hyerin yang melihat hal itu hanya saling memandang satu sama lain dengan wajah heran.

“tunggu… kalian juga kabur dengan alasan yang sama. Jangan-jangan… kalian berdua akan dijodohkan?” sehun menatap mereka berdua. Sedangkan Kris dan jessica saling menatap satu sama lain dengan wajah heran.

“Jadi.. jadi.. “ jessica tidak mempercayai apa yang dilihat dan didengarnya kali ini.

“Jessica!! “

“Kris!!

Keduanya lantas menoleh ke arah suara yang memanggilnya.

“Appa?

“Eomma?

Jessica dan kris berpandangan satu sama lain. Dan mereka tidak menyangka ternyata orang tuanya menemukan mereka.

“Jessica.. putriku.” Appa dan eomma jessica lari ke arah jessica dan memeluk putrinya. Hal itu sama yang dilakukan eomma kris pada kris.

“Tunggu.. eomma dan appa akan menjodhkan ku dengan Kris?” jessica melepaskan pelukannya dari appa dan eommanya dan kini menatap mereka dan menoleh ke arah Kris.

“Ne. betul jess. Kami akan menjodohkan mu dengan kris anak dari teman appa.” Jessica kini menatap kedua orang tuanya tidak percaya. Dan dia rasa bersalah. Karena harusnya dia mendengar orang tuanya. Malah kabur seperti ini.

“Eomma,appa jessica minta maaf.” Jessica kini menunduk salah. “ seharusnya jessica mendengar perkataan eomma dan appa.” Eomma jessica memeluk jessica.

“Tunggu… artinya kau setuju kau akan bertunangan dengan Kris?” appa jessica membuka pembicaraan. Jessica lantas terkejut mendengar pertanyaan appanya.

“Ne appa.” Jessica jawab dengan malu-malu. Sehun dan hyerin yang melihat jessica hanya bisa tersenyum. Sedangkan Kris tidak menyangka ternyata Jessica menyukainya juga.

“Jess,apa yang kau katakan itu benar?” kris kini berjalan ke arah jessica dan mereka kini saling berhadapan.

“Ne. bagaimana denganmu Kris?” jessica kali ini hanya tersenyum kikuk.

“Saranghae Jessica.” Kris kali ini tersenyum kemenangan. Jessica yang mendengar hal itu langsung memeluk Kris. Kedua orang tua jessica tersenyum melihat putrinya dan eomma kris pun begitu.

“hhhmm..” sehun menghentikan pelukan kris dengan jessica. Kris dan jessica hanya tertawa.

“Sehun.. mengaku lah. Kau menyukai Hyerin kan?” Sehun terkejut apa yang dikatakan jessica. Begitu pun dengan hyerin.

“Benarkah itu?” Hyerin kini menghadap Sehun.

“Aahh.. ne.. Aku mencintaimu Hyerin.” Sehun kini memegang tangan hyerin.

“Saranghae too oppa.” hyerin langsung memeluk sehun dan tersenyum senang. Kris dan jessica melihat hal itu langsung tersenyum. Kini mereka memiliki pasangan masing-masing.

-END-

*Bagaimana? FF sepanjang 4000 kata lebih ini pasti ngaje + banyak typo kan?

*intinya jangan lupa Kritik+Saran ya ^_^

Iklan

33 tanggapan untuk “[Freelance] Love ? Married ? (FF Request /Oneshoot)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s