[Freelance] Because You Loved Me (part 4)


Image

Hai comeback with me Kim Tae_Ah author paling kece (?) ada kah yang menunggu FF ini? atau ada kah yang masih ingat? 😀 

Sorry for readers T_T author late to post this FF. author lama post chapter ini karena author lagi sibuk selesaiin FF request. Jadi kelanjuttan FF author yang lain kehambat u.u. tapi tenang semuanya kelar kok ^_^ jadi author bisa selesaiin FF author yang lain #yeah bawa panci bareng Sehun (?)# 

Ow iya don’t forget ya too follow and visit my Blog ^_^ -à https://belbelinda97.wordpress.com/ I’m so happy if you want to visit my blog ^^ and we can be a friends ^_^ #bawa bunga bareng OT 12 ^o^# So enjoy with this FF ne (‘_^b)

 

Title : Because You Loved Me 

 

Author : Kim Tae_Ah

 

Genre : Romance,Friendship,Sad. (sewaktu-waktu bisa berubah)

 

Rating : PG-15

 

Length :Multichapter

 

Disclamer : All cast and the story is my mine and belong to God

 

Poster by : JulistyJunghaae ^_^

 

Main Cast : Taeyeon SNSD

Sehun Exo K

Luhan Exo M

 

Support Cast : Jessica SNSD

Kris Exo M

Chanyeol Exo K (adik taeyeon)

 

Note : Don’t Bash ! Don’t Plagiat ! Don’t Copas ! Saya mau berterima kasih buat para readers yang sudah mau baca dan mendukung buat saya untuk semangat lanjuttin karya ini ^_^ saya juga mau berterima kasih buat kritik+saran dari para readers juga agar tulisan ini bisa semakin baik ^_^ ow iya saya minta maaf karena posternya di chapter sebelumnya yang soal Kris yang apa hubungannya di dalam cerita? Dan tiba-tiba nyempil di poster -_-V itu sebenarnya dari awal saya mau bikin ceritanya Sehun saingan dengan Kris,tau-taunya tiba-tiba error dan saya ngerasa ceritanya kayak kurang pas #digampar. Jadi tiba-tiba kepikiran bahwa dikarakter ini Luhan yang imut dan karakternya yang cocok dengan cerita ini jadi author pake deh -_-V #dipelototin Kris. Jadi untuk chapter ini posternya sudah berubah,krisnya tidak nyempil lagi (?). mianhae ya author cuap-cuapnya kebanyakan .__.V

So Enjoy this ^_^ 

 

Warning typo + Garing.

 

I Will make you smile often like a child

I will make you feel the most comfortable,like a friend

 

My Baby,baby,baby

 

Tell me , What Is Love….

~Song Present : What Is Love – Exo 

 

 

“Mianhae Songsaenim.” Taeyeon menjelaskan pada guru matematika didepannya dan kemudian menunduk merasa bersalah,disampingnya jessica merangkul taeyeon. Karena kakinya kali ini kurang baik. 

 

“tidak apa-apa taeyeon. Silahkan kembali ke tempat dudukmu.” Taeyeon tersenyum. Karena songsaenim kali ini tidak memarahinya. 

 

Pelajaran selesai dan dimana waktu istirahat tiba. Taeyeon dan Jessica masih ada di dalam kelas.

 

“Jadi taeyeon bagaimana ceritanya? Siapa anak baru itu?” jessica penasaran dengan anak baru yang menolong taeyeon. “Anak baru itu namanya Luhan. Dia pindahan dari cina.” Taeyeon menjelaskan pada jessica sambil memijit kakinya perlahan. “Luhan? Wah aku penasaran dengan anak baru itu taeyeon-ah. Aku tidak bisa membayangkan dia mengangkatmu dan mengendongmu,sama seperti yang dilakukan Sehun pada mu.” Jessica tersenyum senang membayangkan imajinasinya,sedangkan taeyeon memberikan tatapan tajam padanya. “Jangan menyebut nama itu lagi.” Taeyeon terdiam sambil memijit kakinya yang sakit.

 

“Yaa taeyeon-ah.. sampai kapan kau mau musuhan dengan Sehun,huh? Ingat taeyeon-ah kau akan dapat sebaliknya.” Jessica kemudian mengerucutkan bibirnya. Sedangkan taeyeon hanya diam sambil tetap memijit kakinya. Pikirannya kali ini membayangkan dimana Luhan sama seperti apa yang dilakukan Sehun. Apalagi wajah mereka berdua mirip. Tapi sayangnya sifat mereka berbeda. 

 

“Ow iya taeyeon-ah aku ke kantin dulu. Aku tinggal di kelas tidak apa-apa kan?” jessica yang kini berdiri dari bangkunya. Taeyeon hanya mengangguk.

 

@Kantin

“Jessica noona.” Tiba-tiba ada yang memanggil Jessica. “Chanyeol? Ada apa?” jessica kini memegang makanannnya menuju ketempat dimana Chanyeol berkumpul dengan teman-temannya. 

 

“Mana Taeyeon noona? Aku tidak melihatnya bersama mu?” chanyeol menaikkan alisnya. Karena ia tidak melihat taeyeon bersama jessica. 

 

“Aah. Kau belum tau ya? Dia di kelas,karena kakinya terkilir. Tapi untung saja teman barumu Luhan menolongnya.” Jessica menjelaskan panjang lebar. “Benarkah?” chanyeol tersenyum karena taeyeon baik-baik saja. 

 

“Ow iya,yang mana sih temanmu yang bernama Luhan itu? “ jessica memperhatikan tempat makan dimana chanyeol dan teman-teman basketnya berkumpul. “Ow itu noona. Pria berambut coklat kegelapan dan berwajah imut.” Chanyeol menunjuk tempat dimana Luhan berkumpul dengan teman-temannya. Maklum saja Luhan itu cepat bergaul dengan siapa saja.

 

“Yaa aku akui dia keren dan imut.” Jessica senyum-senyum di dalam hati. “Aizz noona ingat Kris oppamu.” Chanyeol hanya tertawa karena melihat tingkah jessica yang tertarik sama Luhan. 

 

“Aizz.. Pabo ya !” jessica menjitak kepala chanyeol. “Auww.. ampun noona. Jangan kau seperti taeyeon noona yang suka menjitak kepalaku.” Chanyeol mengelus kepalanya yang sakit akibat jessica menjitak kepalanya. “itu balasan,akibat kau selalu berpikiran aneh. tapi ngomong-ngomong aku tidak melihat Sehun?” jessica menaikkan alisnya heran karena tidak biasanya Sehun tidak berada ditempatnya.

 

“Aku juga tidak tau noona. Semenjak aku dan Luhan datang ke sana,tiba-tiba saja Sehun bertingkah aneh dan langsung pergi.” 

 

“Apa mungkin?” jessica baru melanjutkan kalimatnya. “Aa.. ya sudah aku kembali ya chanyeol.” Jessica meninggalkan chanyeol yang masih mengelus kepalanya kesakitan akibat jessica menjitaknya.

 

“Kau kenapa Chanyeol-ah?” Kai ikut tertawa melihat tingkah chanyeol yang tampaknya habis dimarahi oleh jessica. “Jessica noona menjitak ku.” Chanyeol mengerucutkan bibirnya seperti anak kecil yang tidak dibelikan permen,tapi meskipun begitu wajahnya tetap cute.

 

“Hahahaa…” kai tertawa sedangkan chanyeol memberikan tatapan tajam pada Kai. “Ow iya thank you Luhan,kau sudah menolong noona ku.” Chanyeol duduk di tempatnya dan tersenyum pada luhan. Sedangkan Kai,Kris,Tao menatap mereka heran.

 

“Ow jadi dia saudaramu? Ne. cheonma.” Luhan terkejut karena chanyeol adalah adik taeyeon. Sedangkan yang lain masih bingung dengan apa yang terjadi disini.

 

“jadi kau menolong taeyeon noona? Apa yang terjadi sebenarnya?” sedangkan Kris,Kai menunggu penjelasan dari Luhan. “Dia tidak sengaja menabrak ku,kakinya terkilir dan aku bawa dia ke UKS. Jadi dia juga membantuku mencari kelasku dan ternyata satu kelas sama Chanyeol.” Luhan lalu tersenyum. 

 

“Wah itu sama seperti yang dilakukan Sehun. Hahaha..” kai tertawa. “Sehun? Bukan kah dia yang tadi? “Tao mengangguk menyetujui perkataan Luhan. Luhan hanya terdiam lalu menatap teman-temannya yang kini tertawa bersama. Kris sama hal nya dengan Luhan sibuk dengan pikirannya kali ini dalam keadaan diam.

 

 

***

“Aizz… Taeyeon-ah…” jessica menggaruk kepalanya kesal. Karena taeyeon sudah tidak ada di dalam kelas,apalagi kakinya lagi terkilir.

 

Taeyeon berjalan menuju ke perpustakaan dia perlahan menaiki tangga dengan perlahan. Ia tau kakinya sakit,tapi keadaan duduk di dalam kelas membuatnya bosan. Akhirnya ia sampai di perpustakaan juga. Taeyeon lalu mencari tempat duduk dekat jendela di perpustakaan itu dengan kaki kesakitan.

 

“Tunggu…” taeyeon menyipitkan matanya melihat seseorang yang duduk disana. Seketika taeyeon berhenti. “Oh Sehun? Untuk apa dia disana?” taeyeon sedikit mengecilkan suaranya. Taeyeon ingin mencari tempat lain,akan tetapi semuanya sudah penuh. “Kenapa ini? tumben sekali perpustakaan penuh seperti ini.” taeyeon masih saja mengomel dalam hati. Taeyeon terpaksa duduk di sana,karena disana masih tersisa tempat kosong. 

 

Sehun yang dari tadi mendengarkan musik ditelinganya,terkejut saat ia melihat taeyeon dengan kaki yang kesakitan. Saat Sehun mengingat kejadian dimana Luhan melakukan itu pada taeyeon,rahangnya kini mengeras.

“Kenapa kau bisa disini?” Sehun menatap dingin Taeyeon. Sungguh taeyeon sedikit tidak suka dengan tatapan itu. “Aku sedang bosan. Jadi aku kesini. Disini tempat favoriteku.” Taeyeon menatap sehun dengan wajah tersenyum. “Kau sendiri,kenapa bisa disini? Bukan kah kau biasa bersama dengan teman-teman mu? “ taeyeon mulai duduk disamping sehun dan menaruh buku itu di atas meja.

 

“Itu bukan urusanmu.” Sehun kembali mengenakan earphone ditelinganya dan mendengarkan musiknya. “dasar namja dingin.” taeyeon berdecak kesal sambil membuka buku kesukaannya yang belum selesai dibacanya. Sehun melirik ke arah taeyeon dan memperhatikan apa yang dilakukan gadis itu. “What Is Love?” sehun bergumam dalam hati. Sehun memperhatikan taeyeon lagi. Ia akui taeyeon memang cantik apalagi saat cahaya dari jendela perpustakaan menyinari wajahnya. Sungguh ia akui makhluk ciptaan Tuhan di sampingnya itu. 

 

Taeyeon merasa dari tadi Sehun memperhatikannya. “Hei, dari tadi kau melihatku ya?” taeyeon menoleh ke arah Sehun dan mempergokinya. “Ya! Siapa yang melihat mu,huh? Dasar yeoja pendek. Aku penasaran dengan buku yang kau baca.” Sehun berusaha menutupi rasa gugupnya. Taeyeon tentu saja tidak terima dipanggil yeoja pendek. Tapi,itu membuatnya sedikit mengampuni namja itu karena ia ternyata tertarik dengan buku yang aku baca.

 

“Ow.. ini buku tentang bagaimana seorang pria berusaha mengerti apa arti cinta sesungguhnya. Dan selanjutnya aku belum tau,karena aku belum membacanya.” Taeyeon kembali membuka halaman buku selanjutnya.

 

“Bagaimana ceritanya?” sehun siap-siap mendengarkan taeyeon. “Kau ingin mendengarnya?” Sehun hanya menatapnya datar. “Baiklah. Begini ceritanya..”

 

***

Pada suatu hari,ada seorang gadis. Gadis itu bernama Kim Tae_Ah. Dia baru keluar dari tempat dimana ia membeli buah-buahan. Tentu saja dia sangat senang. Ia terus berjalan membawa buah-buahan itu dengan perasaan senang,sampai akhirnya. Ia menabrak seseorang dan buah-buahan yang ia beli terjatuh dan berserahkan dimana-mana. Jadi gadis itu menabrak seorang namja. Namja itu merasa bersalah,sampai akhirnya ia membantu sang gadis mengumpulkan kembali buah-buahan itu. Tapi lebih terkejutnya sang namja mengetahui bahwa lutut sang gadis terluka. Buru-buru dia mengumpulkan buah-buahan itu dan membantu gadis itu untuk berdiri dan membawanya ke bangku yang ada di sekitar taman. Sang namja itu pun mulai mengobati luka sang gadis. Kadang gadis itu meringis kesakitan,tapi ia berusaha tersenyum. Dan nama namja yang menolong gadis itu adalah Kim Jum Myeon. Entah mengapa sang namja begitu tertarik melihat sang gadis,dia merasakan jantungnya berdebar. Tapi sang namja berusaha agar tidak berpikir yang tidak-tidak. Sampai pada akhirnya sang pria mengantar gadis itu sampai ke rumahnya. “Taeyeon berhenti sejenak dan menelan salivanya.

Dan dua hari berlalu,sang namja selalu bertemu dengan sang gadis. Ia dan sang gadis begitu akrab. Sampai pada akhirnya ia mengetahui bahwa ia mulai menyukai gadis itu. Sang namja selalu merasakan jantungnya berdebar tidak karuan dan selalu nyaman bersama sang gadis. Tertawa dan hari-hari ia lalui bersama sang gadis. Sehingga pada akhirnya ia jarang melihat gadis itu,dan sang namja mengunjungi rumah sang gadis,tapi sang gadis tidak pernah menyautnya sama sekali dan lebih menyakitkannya ia melihat sang pria selalu datang ke rumah sang gadis saat ia mengintip dibalik pohon. Sungguh sang namja merasakan sakit, dia merasa ia ingin memukul segera pria itu. Akan tetapi, ia menepiskan pikirannya itu. Sang namja merasa heran dengan perasaan yang ia rasakan. Jadi…

 

 

Taeyeon berhenti sejenak dan kemudian ia menoleh ke arah sehun dan betapa terkejutnya ternyata namja itu dari tadi tidak mendengarkannya. Bayangkan saja, ia dengan susah payah bercerita tapi Sehun tidak mendengarkannya. “YA ! Namja Pabo ! kau bodoh atau apa,huh?” emosi taeyeon kali ini meluap-luap. Sedangkan Sehun terkejut dan menatapnya heran. “Kenapa kau marah-marah,huh?” sehun melepaskan earphone ditelinganya.

“Kau tidak sadar atau apa? Dari tadi earphone terpasang ditelingamu. Aku sudah bercerita susah payah dan kau tidak mendengarnya. Dasar namja tidak berperasaan.” Akibat suara taeyeon yang begitu besar,sampai-sampai penjaga perpustakaan menegur mereka. Lantas saja taeyeon langsung mengecilkan suaranya dengan emosi ia tahan.

“Aku sungguh mendengarkanmu.” Sehun menatap Taeyeon dengan tatapan tidak berdosa. Taeyeon memutar bola matanya kesal. “Aizz namja pabo , aku tau kau tidak mendengarkan ku.” Taeyeon langsung bangkit berdiri dan dengan kaki yang kesakitan ia meninggalkan perpustakaan itu. Semua yang ada di perpustakaan itu melihat taeyeon dan sehun dan kembali dengan kegiatan mereka.

 

 

***

“Aizz anak itu. Kemana dia? Dalam keadaan seperti itu masih bisa saja menghilang.” Jessica mencari taeyeon,melirik kesana kemari. Dan Bingo ! jessica melihat taeyeon. “Tapi tunggu sepertinya suasana hatinya sedang buruk.” Jessica menatapnya dari jauh kemudian menuju ke arah taeyeon.

 

“Yaa taeyeon-ah. Kau kemana saja? kau tau aku kebingungan mencarimu,seketika aku kembali kau sudah tidak ada dalam kelas.” Jessica mengomel kesal,akan tetapi ia senang sahabatnya baik-baik saja. tapi tidak dengan suasana hatinya.

 

“Mianhae jessica. Aku ke perpustakaan karena bosan dalam kelas.” Taeyeon tersenyum pahit. “Kau kenapa? Kenapa wajahmu kusut begitu,huh?” jessica menyipitkan matanya menatap taeyeon curiga. “Aa.. aniya.. tidak apa-apa.” Taeyeon menggelengkan kepalanya berusaha tersenyum.” Ayo sica-ah kita ke kelas. Sebentar lagi masuk.” Jessica tetap saja penasaran dengan tingkah taeyeon yang tiba-tiba mendadak berubah seperti itu.

 

******

 Back Sehun Side 

Sehun mengurutuki dirinya sendiri. Sebenarnya ia mendengar apa yang di ceritakan Taeyeon. Suara musik ditelinganya itu ia kecilkan agar ia bisa mendengar cerita Taeyeon. Sehun menatap taeyeon kagum. Angin dari jendela menghembus masuk menerpa beberapa helai rambut taeyeon. Ditambah gadis itu sesekali berhenti sejenak. Ia penasaran dengan buku yang dibacanya.

“What Is Love?” Sehun mengambil buku yang dibaca taeyeon masih tergelatak di atas meja dimana tepat disitu ia membacanya tadi. Sehun membuka satu persatu halaman. “Bukankah ia mengatakan bahwa ia belum membaca semuanya?” seketika senyum smirk tampak di wajah Sehun. Sehun pun mulai membaca halaman demi halaman. Sehun memutuskan untuk meminjam buku ini.

Sehun Side End

 

 

****

#Pulang Sekolah

 “Taeyeon-ah jangan lupa, lusa kita akan mengadakan camp.” Jessica mengumpulkan buku-bukunya. Taeyeon hanya menatapnya malas.” Yaa.. taeyeon-ah jangan menatapku seperti itu.” Jessica mengerucutkan bibirnya. Taeyeon seketika itu tertawaa,melihat wajah lucu sahabatnya.” Ya sudah,aku duluan ya taeyeon-ah. Hati-hati kaki mu. Bye..” jessica berlalu meninggalkan taeyeon sedangkan taeyeon tersenyum dan seperti biasa buru-buru memasukkan bukunya dan segera pulang.

 

“Aizz.. pulang sendirian lagi.” Taeyeon mengerutu dalam hati dia harus pulang sendirian akibat jessica sibuk untuk camp lusa.

 

“Noona…” taeyeon seketika terkejut dan menoleh ada yang memanggilnya. 

 

“Luhan?” 

 

“Noona kau pulang sendiri?” taeyeon mengangguk. “Bagaimana kalau kita pulang bersama noona? “ taeyeon terkejut dan ia merasa pipinya panas sekarang. Luhan mau pulang bersamanya. “Aa.. ne.” taeyeon tersenyum dan kemudian mereka berjalan bersama.

 

“Noona, kakimu sudah baikkan?” luhan tersenyum pada taeyeon. “Aa.. lumayan..” taeyeon tersenyum pada Luhan. “Ow iya noona, apa kau akan ikut camp lusa nanti?” 

 

“Aa.. ne.. kau sendiri?” Luhan mengangguk dan tersenyum. “Ow iya noona.. aku masuk dalam tim basket sekolah ini dan aku satu tim dengan adikmu.” Luhan tersenyum senang.”Wah.. Chukkae luhan.” Taeyeon tersenyum bahagia. Selama perjalanan berbicara dengan Luhan,taeyeon merasa luhan memang sosok yang ngampang bergaul dan menyenangkan dan kini mereka tiba di halte menunggu Bus datang.

 

****

Semenjak taeyeon dan luhan berbicara satu sama lain dan terkadang tertawa bersama. Mereka tidak menyadari bahwa ada yang memperhatikan mereka. Oh Sehun rahangnya mengeras melihat mereka bersama. Tapi seketika itu juga sehun menunjukkan smirknya. Dibalik pohon besar yang ada dihalaman dekat sekolah ia melihat sendiri kejadian itu di depan matanya.

 

“Tenang Sehun. Kau bisa melakukannya.” Sehun menyemangati dirinya sambil menunjukkan smirknya.  

****

 

“Jadi kau tinggal disini noona?” luhan memperhatikan rumah taeyeon yang tampak begitu sederhana dan tetap indah di pandang. “Ne luhan. Kau sendiri?” 

“Aku tinggal tidak jauh dari rumah mu noona. Ngomong-ngomong,aku pulang duluan ya noona. Ow iya semoga kakimu cepat sembuh noona.” Luhan tersenyum dan berlalu meninggalkan taeyeon yang masih terpaku ditempatnya. Sungguh itu senyum tulus yang diberikan luhan padanya. Taeyeon merasa wajahnya kini memanas membayangkannya.

“Aizz taeyeon jangan berpikiran aneh.” taeyeon bergumam dalam hati dan kemudian ia menggelengkan kepalanya dan masuk kedalam rumah.

 

 

………………………………………………………..

Hari ini dimana Taeyeon siap-siap untuk camp disekolah. Taeyeon pun membuka matanya dan menguap pelan,ia bersyukur karena cedera dikakinya sudah hilang jadi ia bisa mengikuti camp dengan baik. Ia pun merengangkan badannya dan kemudian ia melirik jamnya. Ternyata ia bangun cepat hari ini. taeyeon pun bangkit dari tempat tidurnya,kemudian ia mulai siap-siap barang yang akan dibawahnya untuk camp selama 3 hari di sekolah. Taeyeon pun mengambil handuknya dan bersiap-siap mandi. Sungguh kali ini taeyeon harus kuat,apalagi ia harus bertemu dengan Sehun dan itu membuatnya kadang memijit kepalanya karena kesakitan memikirkan hal itu.

“Namja pabo itu wajahnya sangat mirip dengan Luhan. Meskipun mirip tapi sifat mereka berbanding terbalik. Aigoo… apa mereka kembar? -_- ” Taeyeon bergumam di dalam hati. Tapi seketika itu juga taeyeon menepiskan pikiran aneh itu. Ia tidak boleh berpikir yang aneh-aneh. 

“Taeyeon, kalau kau sudah selesai. Jangan lupa turun sarapan.” Umma taeyeon teriak dari balik pintu. 

“Ne,eomma.” 

Taeyeon selesai menyisir rambutnya. Kini ia memperhatikan dirinya di depan cermin. Taeyeon tersenyum karena baju kemeja kotak-kotak yang ia padukan dengan celana jeans hitam , tampak pas dibadannya. 

 

 

****

@ Ruang Makan

“Pagi eomma,appa,chanyeol.” Taeyeon menyapa keluarga yang sangat ia sayangi sambil membawa perlengkapan yang akan dibawanya untuk camp. “Pagi taeyeon.” Sapa eommanya dan tersenyum melihat putrinya kali ini sangat cantik. “Kenapa eomma tersenyum?” taeyeon heran dengan tingkah eommanya,sedangkan chanyeol masih membuka mulutnya menatap taeyeon.

“Putriku hari ini sangat cantik.” Taeyeon kemudian tersenyum. “Kau chanyeol-ah,kenapa menatap ku seperti itu,huh? Baru tau noona mu ini cantik.” Taeyeon menatap chanyeol dengan menunjukkan smirknya.

“Ah.. siapa bilang noona itu cantik? Chanyeol kembali memakan makananya. Taeyeon hanya mengerucutkan bibirnya kesal,ia tidak mau marah kali ini dan merusak penampilannya. Kini taeyeon dan chanyeol siap-siap berangkat setelah menghabiskan makanannya.

“Eomma,appa kami berangkat dulu.” Taeyeon dan chanyeol sudah berlalu dari pintu. 

“Kalian hati-hati dan jaga diri baik-baik.” Teriak eomma taeyeon pada mereka. 

 

*****

Semua siswa kelas 1 dan 2 sudah banyak yang berkumpul disekolah. Taeyeon mencari-cari sahabatnya itu. Untung saja sahabatnya itu terlihat jelas dengan rambut panjang pirangnya,dan itu tidak sulit karena ia tengah bersama oppa kesayangannya.

“Jessica..” taeyeon mendatanginya.

“Taeyeon.. akhirnya kau datang.” Jessica memeluknya erat dan Kris yang melihat mereka hanya bisa tersenyum. “aku seperti anak yang hilang saja.” taeyeon mengerucutkan bibirnya. Jessica hanya tertawa melihatnya. 

“Baiklah.. selamat pagi anak-anak.” Songsaenim yang kini berdiri di depan podium ingin membuka acara camp pada hari ini.

“Pagi songsaenim.” Serentak anak-anak menyapa sang guru.

“Baiklah,selama 3 hari ini kita akan mengadakan camp di halaman sekolah kita. Jadi,sebelum kalian mencari tempat dan membuat tenda. Mari kita semua berdoa menurut kepercayaan kita masing-masing pada pagi hari ini. Agar acara camp kita dapat berlangsung dengan lancar.” Songsaenim kemudian menundukkan kepalanya berdoa di ikuti semua murid.

“Baiklah Doa selesai. Jadi kalian semua bisa mencari tempat untuk membuat tenda kalian. Setelah itu saya akan mengumumkan kegiatan yang akan kita lakukan.” semua siswa mengangguk dan mulai bersebaran mencari tempat untuk tenda mereka.

“Taeyeon-ah, jadi dimana Luhan namja berwajah cute itu?” jessica menggoda taeyeon yang kini sedang membantu jessica memasang tenda. “aku tidak tau.” Taeyeon sebenarnya terkejut,akan tetapi ia mengabaikan pertanyaan sahabatnya yang terbilang konyol itu.

“Masa sih? Bukan kah dia yang disana sedang menyiapkan tenda bersama Chanyeol dan Sehun?” jessica menunjuk ke arah dimana adiknya dan temannya itu tidak jauh sedang memasang tenda bersama. Taeyeon melihat dimana ekspresi Luhan tampak ceria sedangkan Sehun namja ekspresi dingin itu hanya diam saja. Taeyeon terkejut karena Sehun melihat ke arahnya,taeyeon segera melanjutkan pekerjaannya membangun tenda jika tidak ia tidak akan tidur malam ini. 

“Jessica,ayo cepat kita selesaikan ini. Kau tidak ingin kita tidak tidur gara-gara tenda tidak selesai kan?” jessica terkejut dan cepat-cepat membantu taeyeon menyelesaikan tenda mereka. Taeyeon hanya bisa tersenyum melihat tingkah sahabatnya yang panik seperti itu.

 

***

Semua sudah menyelesaikan tugas mereka membangun tenda dan menyiapkan peralatan mereka. Taeyeon dan Jessica sibuk menyiapkan barang-barang di dalam tenda. 

“Jadi bagaimana hubungan mu dengan Kris?” jessica hanya bisa menghela nafas mendengar pertanyaan taeyeon. “Entahlah taeyeon, aku mencintai kris oppa tapi aku tidak tau apa dia mencintaiku atau tidak.” Taeyeon merasa kasihan dengan sahabatnya kali ini. 

“Mungkin kau harus mencari tau dan mencobanya.” Taeyeon tersenyum.” Mencoba? Maksudmu? “ jessica kelihatan bingung kali ini.” Ya kau harus mengatakan padanya bahwa kau mencintainya.” Jessica membelalakkan matanya.”Mwo? aku yang mengatakan duluan? Aniya…. Itu tidak mungkin taeyeon-ah.” Taeyeon tau jessica tidak mungkin mau melakukan itu. 

“Tapi, kau harus mencobanya dulu jessica. Aku tau memang sedikit aneh wanita mengatakan perasaannya lebih dulu,tapi dari pada di pendam?” Jessica hanya diam dan tidak setuju dengan apa yang dikatakan dengan taeyeon. “Aku tidak mau taeyeon-ah. Coba jika kau mengatakan cinta pada Sehun atau Luhan ? apa kau mau melakukannya? “

“Ya! Apa hubungannya? Kenapa jadi bawa nama mereka,huh?” taeyeon kali ini mengerutu kesal jessica mengungkit dua orang itu. “Ya,aku tidak membawanya hanya saja itu sebagai contoh.” Taeyeon mengelengkan kepalanya kuat-kuat. “Aku tidak tau. Aku keluar dulu.” Taeyeon bangkit dan keluar dari dalam tenda,sedangkan jessica kini diam dan merenungkan kata-kata Taeyeon.

“Apa,apaan itu. Sehun dan Luhan? Aaa… taeyeon apa yang kau pikirkan?” taeyeon menggerutu dalam hatinya sambil menepuk-nepuk jidatnya. Tapi seseorang kini menatapnya heran.

“Noona.. kau kenapa? Kau sakit?” Taeyeon terkejut karena Luhan salah satu namja yang kini berada dipikirannya tadi muncul di hadapannya.

“Aa.. Luhan.. aku tidak apa-apa.” Taeyeon tersenyum. “Syukurlah noona kau tidak apa-apa.” Luhan tersenyum dan kemudian tertawa. “ Ya.. kenapa kau tertawa?” 

“Noona lucu sih,wajahmu noona tidak baik seperti itu.” Taeyeon langsung memukul pelan lengan Luhan. “Hahaha… tapi wajahmu tetap lucu noona asalkan tidak seperti tadi.” Taeyeon langsung menghentikan aksinya dan mungkin kini wajahnya bersemu merah. 

 

Tapi mereka tidak menyadari dari jauh seseorang sedang memperhatikan mereka. Oh Sehun hanya diam dan hanya menghela nafas. 

“Hyung, jika kau menyukainya jangan bersikap seperti itu.” Sehun terkejut karena Chanyeol sudah berada disampingnya. “Apa maksudmu?” 

“Hyung jangan bohong. Hyung menyukai taeyeon noona kan?” Sehun bingung. Dia tidak tau, ia marah setiap gadis itu mendekati Luhan. “Aku tidak tau chanyeol.” 

“Tenanglah hyung. Kau harus terus berusaha. Kau pasti bisa.” Sehun hanya diam dan ia heran chanyeol yang lebih muda darinya bisa mengatakan hal seperti itu padanya. Sedangkan ia sendiri masih bingung. Apa dia benar-benar menyukai gadis itu.

 

-TBC-

 

#Fiuhh ~ akhirnya selesai. Author menghela nafas. 

Author sudah buat sepanjang mungkin nih,mianhae ya jika kata-katanya bercampur antara formal dan informal. Maklum author masih abal-abal -_-V 

Jangan lupa ya kunjungi blog author yang sederhana itu. Dan jangan lupa baca FF author yang lainnya. #promosi# Plak# di gampar readers#

So Don’t Be Silent readers ya 😀 Ditnggu kelanjutan part 5 nya ^_^ #entah sampai kapan FF ini akan tamat ._.V

 

 

Iklan

11 tanggapan untuk “[Freelance] Because You Loved Me (part 4)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s